10 Kelainan yang Menyebabkan Fungsi Rangka Manusia Terganggu

Rangka dalam tubuh manusia mempunyai fungsi yang sangat vital sebagai penggerak tubuh saat beraktivitas.

Selain itu rangka juga dapat memproduksi sel darah yang sangat dibutuhkan tubuh. Karena fungsinya tersebut, kita pun harus menjaga rangka atau tulang selalu dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gangguan.

Mengenai gangguan, ternyata banyak sekali gangguan yang bisa menimpa rangka sehingga perlu diwaspadai karena sangat berakibat tidak baik bagi tulang Anda.

Lalu apa saja gangguan itu? Simak di bawah ini!

1. Osteoporosis

Ini adalah penyakit atau gangguan paling umum yang sering menyerang tulang manusia, yang ditandai dengan kondisi tulang mudah rapuh dan keropos.

Biasanya kondisi ini menyerang orang-orang yang berusia 50 tahun ke atas. Namun, mereka yang berada di usia mudah juga dapat terserang penyakit karena faktor gaya hidup.

Osteoporosis muncul ketika tubuh terlalu kehilangan banyak tulang atau rangka, produksi jaringan yang sangat minim atau gabungan dari keduanya.

Osteoporosis jarang disadari oleh penderitanya dan baru menyadari jika ada tulang patah atau saat kepadatan tulang diperiksa.

2. Osteomielitis

Atau disebut juga dengan infeksi tulang merupakan kelainan terhadap rangka manusia yang terjadi setelah operasi tulang.

Kondisi ini merupakan kondisi yang cukup langka namun bisa berdampak serius bagi penderitanya.

Gejalanya berupa nyeri dan bengkak di area yang terinfeksi. Cara mengatasinya adalah dengan konsumsi antibiotik atau melakukan operasi.

3. Osteonekrosis

Penyakit tulang yang mengganggu fungsi rangka manusia lainnya adalah osteonekrosis, yaitu gangguan membuat tulang kekurangan pasokan darah.

Pasokan darah ini cukup berarti bagi tulang karena tanpa darah yang cukup jaringan tulang bisa mati dan kemudian menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh.

Penyebab gangguan ini adalah trauma yang dihadapi tulang seperti patah tulang dan penggunaan obat steroid berdosis tinggi. Gejalanya adalah adanya rasa nyeri yang begitu hebat di dalam tubuh.

4. Tumor tulang

Kondisi ini terjadi akibat tidak terkendalinya sel-sel dalam tulang. Tumor tulang sendiri terdiri dari tumor tulang jinak dan tumor tulang ganas yang dapat mengarah pada kanker.

Adapun tumor jinak tidak mempunyai kecenderungan untuk menyebar ke bagian tubuh lain daripada yang ganas.

5. Osteoartritis

Gangguan pada rangka manusia ini disebabkan oleh sendi yang menderita peradangan secara kronis yang membuat fungsi tulang berangsur menurun drastis.

Osteoartritis terjadi ketika tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan antartulang mengalami aus atau rusak. Gejala gangguan ini adalah nyeri, bengkak, dan kaku pada bagian tubuh.

6. Artritis rheumatoid

Gangguan ini disebabkan oleh sistem daya tahan tubuh yang keliru menyerang sendi di tangan dan kaki sehingga gangguan ini termasuk penyakit autoimun.

Artritis rheumatoid dapat memengaruhi lapisan sendi, tulang keropos, sampai mengubah bentuk sendi.

Dampak yang dirasakan dari gangguan ini adalah penderitanya mengalami nyeri yang cukup hebat.

7. Skoliosis

Ini adalah gangguan pada tulang belakang yang membuat penderitanya mempunyai tulang belakang yang melengkung ke samping membentuk huruf S atau C.

Orang yang mengalami gangguan ini biasanya dapat terlihat dari bahu dan pinggul yang tidak sejajar serta postur tubuh yang tampak miring.

Penyebab skoliosis sendiri bisa disebabkan oleh pembawaan dari lahir, cedera tulang, dan penyakit-penyakit tulang lainnya.

8. Lordosis

Berkebalikan dengan skoliosis, lordosis adalah gangguan berupa tulang belakang yang melengkung ke depan, dengan terlalu menjorok. Hal ini biasanya disebabkan oleh ruas tulang yang bergeser, cedera tulang, dan kegemukan.

9. Kifosis

Kifosis adalah gangguan pada tulang yang menyebabkan tulang belakang bungkuk, dan tampak menonjol di punggung.

Penyebabnya adalah tulang yang keropos, membawa beban yang terlalu berat, kegemukan, dan sebagainya.

10. Osteopenia

Ini adalah gangguan tulang berupa kepadatan tulang di bawah normal, dan dapat menyebabkan osteoporosis.

Untuk mencegahnya Anda perlu mengonsumsi protein, kalsium, seng, fosfor, magnesium, vitamin D, K, dan A.

Itulah beberapa kelainan yang dapat menganggu fungsi rangka manusia yang dampaknya cukup besar jika tidak dicegah dan diatasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *