Mata Merah Karena Iritasi, Atasi dengan Insto!

Mata sering dianggap sebagai jendela dunia, yang berfungsi untuk melihat apa pun yang ada di sekitar Anda. Jadi, dapat dimaklumi bahwa Anda akan sangat terganggu jika mata menjadi merah atau sakit. Mata merah dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah adanya sesuatu yang masuk ke dalam mata. 

Jika mata Anda merah karena iritasi ringan, Anda dapat menteskan Insto regular pada mata Anda. Obat tetes ini dipercaya dapat mengatasi mata merah karena iritasi. Namun, mengapa mata bisa sakit dan merah? Berikut penjelasannya!

Apa itu Insto?

Insto regular drops merupakan obat tetes mata yang telah mengantongi sertifikat halal yang dapat mengatasi kemerahan dan rasa perih di mata. Obat tetes ini mengandung zat aktif tetrahidrozolin HCI yang bekerja efektif dalam mengatasi kemerahan di mata akibat iritasi ringan yang disebabkan karena beberapa hal. Misalnya, alergi, polusi udara, atau berenang. 

Untuk penggunaannya, Anda perlu melihat petunjuk pada kemasan atau sesuai anjuran dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Anda dapat menggunakan 2 hingga 3 tetes sebanyak 3 kali per hari. 

Apa penyebab mata merah? 

Selain karena iritasi (polusi, debu dan berenang), mata merah dapat disebabkan oleh banyak hal. Berikut beberapa alasan yang paling umum penyebab mata merah:

  1. Konjungtivitis (mata merah muda)

Seperti namanya pink eye, bisa menyebabkan peradangan pada area mata. Kondisi ini sangat menular dan muncul dalam tiga bentuk, yaitu bakteri, virus, dan alergi. Konjungtivitis bakteri biasanya diobati dengan antibiotik resep. 

Konjungtivitis virus bisa diredakan dengan kompres dingin. Gejala umumnya pun akan hilang dalam waktu kurang dari dua minggu. Konjungtivitis alergi juga mendapat manfaat dari kompres dingin. Anda juga dapat memperimbangkan obat tetes mata dari dokter. 

  1. Alergen 

Banyak orang mengalami iritasi mata saat terkena serbuk sari. Untuk mengurangi iritasi, tetap di dalam saat jumlah sebuk sari tertinggi. Ini biasanya terjadi pad pagi dan sore hari. Anda juga harus berhati-hati saat kondisi berangin. Gunakan pelindung mata di luar ruangan. 

Jamur adalah alergen umum yang dapat mengiritasi mata. Bulu hewan peliharaan dapat dikontrol dengan menyimpan hewan peliharaan Anda di luar. Anda juga dapat menjauhkannya dari benda-benda yang Anda sering sentuh, seperti bantal atau tempat tidur. 

  1. Blepharitis

Blepharitis adalah kelainan mata inflamasi umum yang menyebabkan kemerahan di area mata. Itu juga menyebabkan:

  • Rasa gatal
  • Pembakaran
  • Mengelupas
  • Pengerasan kulit

Belum ada bukti yang mengatakan bahwa antibiotik efektif melawan blepharitis. 

  1. Pendarahan subkonjungtiva

Jenis mata merah yang kurang umum adalah satu bercak berwarna darah yang dramatis pada mata. Bercak ini biasanya berupa memar yang mirip dengan yang mungkin Anda alami pada kulit. Ini mungkin timbul setelah benjolan kecil atau bahkan batuk atau bersin. 

Tekanan darah tinggi dan penggunaan pengencer darah meningkatkan kemungkinan terjadinya perdarahan. Namun, hal ini biasanya akan hilang dalam dua minggu tanpa perawatan apa pun. Anda harus menemui dokter jika Anda mengalami rasa sakit atau ketidaknyamanan yang terus-menerus. 

Kapan Anda harus ke dokter?

Anda harus menemui dokter jika Anda:

  • Mengalami kehilangan penglihatan
  • Merasakan sakit yang signifikan
  • Baru-baru ini mengalami trauma kepala
  • Mengalami cedera bahan kimia
  • Baru saja menjalani operasi mata
  • Memiliki riwayat sakit parah

Dalam beberapa kasus, kondisi yang menyebabkan mata merah tidak serius dan akan hilang tanpa perawatan medis. Jika mata merah yang Anda alami dikarenakan iritasi ringan, Anda dapat menggunakan Insto regular ini untuk mengatasinya. 

Selain itu, pengobatan rumahan seperti kompres mata dapat membantu meringankan gejala yang mungkin Anda alami. Akan tetapi, jika gejala menetap atau termasuk rasa sakit atau kehilangan penglihatan, Anda harus segera mencari perawatan medis. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *